Headlines News :
Home » » Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum

Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum

Written By News and Fun on Saturday, 26 May 2012 | 01:22


Balikpapan - Manajemen Persiba Balikpapan marah besar setelah salah satu pemain mereka, Iqbal Samad, terluka parah akibat terkena petasan seusai laga kontra Persisam Putra Samarinda, Kamis (24/5/2012).

Iqbal dilarikan tim medis keluar stadion usai terkena lemparan petasan jenis roket, beberapa saat setelah laga di Stadion Segiri berakhir. Pemain berposisi bek ini selanjutnya menjalani perawatan di RS Haji Darjad Samarinda dan menjalani operasi sekitar pukul 00.00 WITA, Jumat (25/5/2012) dinihari.

"Jam 12 malam dioperasi kemudian setelahnya dibuat tertidur. Jam 6 pagi tadi, dia kembali sadar dan sudah bisa bicara kembali," terang Manajer Persiba Balikpapan, Jamal Al Rasyid, saat dihubungi detikSport.

Menurut Jamal, insiden yang membuat Iqbal terluka terjadi begitu cepat. Terlihat sekelompok penonton yang berada di salah satu sisi tribun ekonomi meledakkan petasan jenis roket tersebut ke arah kerumunan pemain dan ofisial.

"Saya saja hampir terkena karena saya berada di sekitar Iqbal. Saya tiba-tiba didorong rekan ofisial lainnya. Tidak tahunya, Iqbal terkena roket itu. Sesaat terkena Iqbal, lampu stadion padam," jelasnya.

Ditambahkan Jamal, belum diketahui jelas kapan Iqbal akan kembali memperkuat skuad 'Beruang Madu'. Masa penyembuhannya diprediksi memakan waktu hingga akhir musim kompetisi.

"Kapan dia boleh pulang tergantung dokter rumah sakit. Dokter tim juga ikut mendampingi. Diperkirakan penyembuhannya 1-2 bulan karena lukanya memang parah di bagian kaki," katanya.

"Posisinya di lini belakang termasuk krusial. Tapi pelatih (Hans Peterschaller) bisa meyakinkan di belakang tidak ada masalah meski kekuatan belakang berkurang," tutupnya.

Lebih lanjut lagi, Jamal berharap pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi kepada Persisam karena telah gagal menjadi tuan rumah yang baik.

"Saat itu 'kan disaksikan petinggi PT Liga Indonesia (Harbiansyah Hanafiah dan Syahril Taher). Kami layangkan protes, dengan kejadian ini siapa yang bertanggungjawab?" ucapnya.

"Harus ada sanksi bagi Persisam sebagai tuan rumah. Kalau terus seperti ini, dikhawatirkan akan terulang di kemudian hari," kata Jamal.

"Kami serahkan ke Komisi Disiplin. Mereka lebih mengetahui apa yang harus dilakukan sesuai dengan acuan peraturan yang saya jalankan," tegasnya.

Sementara itu, dihubungi detikSport secara terpisah, Ketua Panpel Persisam Hadi Santoso menegaskan, panitia tidak tinggal diam terkait insiden yang dialami Iqbal. Menurut dia, hingga saat ini, pihaknya terus berupa mencari pelaku dan berkoordinasi dengan aparat Polresta Samarinda.

"Ya, itu memang kejadian usai pertandingan. Tapi kita tetap mencari pelakunya. Sudah kita koordinasikan dengan kepolisian," kata Hadi.

Hadi mengaku panitia bekerjasama dengan aparat keamanan telah menurunkan pengamanan berlapis yang sangat ketat, termasuk memeriksa seluruh barang bawaan penonton yang akan masuk ke Stadion segiri.

"Panitia dan aparat gabungan sudah sangat ketat memeriksa barang bawaan penonton. Toh masih ada saja yang lolos. Apakah kemungkinan (petasan) itu dilempar dari luar stadion ke dalam stadion, itu yang masih kami selidiki," ujarnya.

Dalam laga selanjutnya melawan Gresik United, 28 Mei 2012 mendatang, panitia dan aparat keamanan kembali melakukan pemeriksaan dan penyisiran ke bangku penonton sehingga kejadian itu tidak terulang lagi.

"Pertandingan tanggal 28 Mei nanti, dengan kejadian itu, petugas akan menyisir ke bangku penonton dan juga mengawasi dari luar stadion," terang Hadi.

"Kami jamin, tidak akan ada lagi petasan dan sejenisnya yang berada di dalam stadion karena itu sangat merugikan semua pihak," tutupnya.
Share this post :
 
Design By : Nanggroe WEBdev Powered By e-berita.net